Yuk, Pelajari Ucapan Terima Kasih Bahasa Jepang yang Umumnya Digunakan Orang Sana!

KJ

Editorial Team

18 Aug 2026

Yuk, Pelajari Ucapan Terima Kasih Bahasa Jepang yang Umumnya Digunakan Orang Sana!

Ucapan terima kasih bahasa Jepang ternyata tidak hanya satu bentuk. Ketika seseorang membantu, memberikan sesuatu, atau melakukan pekerjaan untuk kita, bahasa Jepang memiliki beberapa pilihan ucapan yang bisa disesuaikan dengan hubungan dan posisi lawan bicara.

Kalau kamu sedang belajar bahasa Jepang, memahami perbedaan ini penting agar ucapanmu terdengar lebih natural.

1. Ucapan Terima Kasih dalam Kondisi Kasual

Saat berbicara dengan teman dekat atau orang yang sebaya, kamu bisa menggunakan ありがとう (Arigatō) yang berarti terima kasih.

Ada juga どうも (Dōmo) yang lebih singkat dan cocok ketika bantuan yang diberikan sederhana. Sementara ありがとね (Arigato ne) memberikan kesan lebih hangat, seperti mengatakan “terima kasih ya”. Bentuk seperti ini biasanya digunakan kepada orang yang sudah akrab.

2. Ucapan Terima Kasih kepada Orang Tua 

Dalam keluarga, ucapan sederhana justru terdengar lebih natural. Kamu bisa mengatakan お母さん、ありがとう (Okaasan, arigatō) untuk mengatakan “Ibu, terima kasih” atau お父さん、ありがとう (Otōsan, arigatō) kepada ayah.

Untuk yang sudah dekat dengan keluarga, kamu bisa gunakan ucapan terima kasih yang lebih casual. Namun, hal ini hanya digunakan pada keluarga yang tidak terlalu perhatikan formalitas ucapan sehari-hari.

3. Ucapan Terima Kasih pada Teman

Sementara kepada teman, ありがとう(Arigatō)  menjadi pilihan yang sangat umum. Namun, pilihan yang lebih casual juga bisa dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris. Contoh saja サンキュー (sankyuu) adalah serapan dari ucapan thank you.

Beberapa orang teman juga menggunakan あざっす / あざーす (azas / azaasu) untuk ucapan terima kasih tapi disingkat. Biasanya menjadi ucapan gaya slank untuk terima kasih kasual.

Kalau ingin menunjukkan rasa terima kasih yang lebih dalam pada teman, kamu bisa mengatakan 本当にありがとう (Hontō ni arigatō) yang berarti “terima kasih banyak” atau “terima kasih, sungguh”.

4. Bagaimana Berterima Kasih kepada Atasan?

Nah, ketika masuk lingkungan kerja Jepang, pilihan katanya mulai berubah. Kepada atasan, kamu bisa menggunakan ありがとうございます (Arigatō gozaimasu). Sementara ありがとうございました (Arigatō gozaimashita) digunakan untuk sesuatu yang sudah dilakukan atau diberikan.

Perbedaannya bukan sekadar soal hafalan. Penggunaan bentuk tersebut juga menunjukkan bagaimana kamu menyesuaikan bahasa dengan situasi.

4. Terima Kasih kepada Bawahan atau Rekan Kerja

Berbicara kepada bawahan atau junior tidak selalu harus menggunakan bentuk paling formal. Misalnya, ありがとう。助かったよ。(Arigatō. Tasukatta yo.) yang berarti “Terima kasih. Kamu sangat membantu.”

Kalimat seperti ini dapat terasa lebih natural ketika seseorang yang lebih senior memberikan apresiasi kepada junior atau bawahannya.

5. Ucapan Terima Kasih yang Lebih Formal

Untuk situasi yang membutuhkan kesopanan lebih tinggi, kamu bisa menggunakan どうもありがとうございます (Dōmo arigatō gozaimasu).

Ada pula 誠にありがとうございます (Makoto ni arigatō gozaimasu) yang memiliki nuansa sangat sopan dan formal, kurang lebih berarti “terima kasih sebesar-besarnya”.

Jadi, ucapan terima kasih dalam bahasa Jepang perlu disesuaikan dengan siapa lawan bicaramu. Kalau ingin bekerja di Jepang, jangan hanya menghafal “arigatō”. Mulailah belajar bahasa Jepang dan latihan bicara secara rutin agar kamu tahu kapan harus menggunakan ucapan yang santai, sopan, maupun formal.

Kredit Gambar: Ryo Harianto/Unsplash

Bagikan artikel ini

Artikel Menarik Lainnya